Kelebihan Menggunakan Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan

Indosuplai-

Dalam praktik budidaya ikan, ada banyak media yang dapat digunakan untuk menunjang bududaya ikan tersebut. Salah satunya yaitu kolam terpal. Banyak dari para pembudidaya ikan yang menyukai kolam terpal sebagai tempat budidaya. Biaya yang terjangkau dan kepraktisannya menjadi alasan kolam terpal menjadi pilihan.

Kolam Terpal kini kian populer untuk tempat budidaya ikan. Selain Lele, jenis ikan air tawar lain seperti Gurami dan Patin juga dapat dibudidayakan secara optimal pada kolam terpal. Banyak orang yang telah sukses menerapkan budidaya ikan di kolam terpal ini.

Selain lebih praktis, mudah diaplikasikan di lahan terbatas serta biaya pembuatan yang relatif lebih murah dibanding kolam tembok, budidaya ikan di kolam terpal juga memiliki keunggulan dibanding budidaya ikan di kolam tembok atau kolam tanah.

Sumber : indosuplai.com

Dengan menggunakan kolam terpal, anda dapat memanfaatkan lahan sempit dan seadanya untuk memelihara ikan. Kolam terpal juga merupakan media alternative bagi peternak ikan yang ingin memiliki kolam dengan biaya yang minim.

Kelebihan kolam terpal disbanding jenis kolam yang lainnya dapat dibentuk bulat ataupun kotak sesuai dengan rangka atau bidang dasar kolam. Untuk rangka, anda bisa menggunakan bamboo, besi atau kayu.

Untuk permilihan jenis terpal, anda perlu sedikit berhati – hati. Gunakan terpal yang menggunakan bahan dengan kerapatan tinggi seperti bahan tarpaulin yang berbahan semi karet. Jika anda masih belum familiar dan ingin mencari atau bertanya – Tanya mengenai tempat jual kolam terpal karet, silakan hubungi kami melalui link berikut ini >>>

KLIK DISINI UNTUK INFO JUAL KOLAM TERPAL BULAT FULSET>>>

Kelebihan Kolam Terpal

Keunggulan kolam terpal untuk budidaya ikan diantaranya :

  • Kolam Terpal Dapat Diaplikasikan Pada Daerah Kurang Air

Tanah di daerah yang kurang air biasanya memiliki kemampuan menahan air yang sangat rendah, air hujan yang mengenai tanah langsung diserap ke dalam tanah dan sulit untuk membentuk genangan ataupun kolam. Solusi yang dapat diambil yaitu dengan menggunakan kolam terpal. Air ditahan oleh terpal sehingga dapat membentuk suatu kolam untuk bududaya ikan. Jadi, bagi anda yang tinggal di daerah pesisir atau tempat kering lainnya masih dapat melakukan budidaya ikan asalkan punya pasokan air bagi kolam anda.

  • Pengolahan ikan lebih mudah

Meski kolam tanah memiliki sistem alami sebagai pembersih kolam, namun sulit dipungkiri sistem alami tersebut nantinya bakal kehilangan performanya dan pada akhirnya kolam ikan tetap kotor juga dan perlu pembersihan. Akan lebih sulit dibersihkan bila ada lumpur lain halnya dengan kolam terpal yang mudah dalam pengerjaannya. Pembersihan dan pengeringan kolam menjadi lebih mudah

  • Ikan di Kolam Terpal Tidak Berbau Tanah

Berbeda dengan membudidayakan ikan di kolam terpal, ikan yang di budidayakan di kolam tanah biasanya ikan hasil panenan masih berbau lumpur/tanah, ikan hasil dari budidaya di kolam terpal sama sekali tidak berbau lumpur. Ikan yang tidak berbau lumpur relatih sangat disukai oleh para konsumen.

  • Sebaran benih ikan lebih tinggi

Kolam terpal yang mudah dibersihkan sehingga tidak ada penumpukkan kotoran ikan dan sisa-sisa pakan ikan didasar kolam. Jika terdapat penumpukkan kotoran dan sisa-sisa pakan ikan akan dihasilkan amonia dan hidrogen sulfida yang bersifat toksik bagi ikan. Akibatnya, ikan enggan untuk bergerak karena ruang geraknya terbatas. Lain halnya dengan kolam terpal yang tidak ada penumpukkan kotoran dan sisa pakan, ruang gerak ikan menjadi lebih luas dan ikan bebas ergerak kemana saja.

  • Lebih Mudah Dalam Pemanenan Ikan

Karena ukurannya yang umumnya tidak terlalu besar, panen ikan di kolam terpal relatif lebih mudah dilakukan. Selain itu dasaran kolam terpal biasanya hanya terdapat sedikit lumpur atau malah tidak ada sama sekali sehingga panen ikan di kolam terpal lebih mudah untuk dilakukan

  • Jarang ditemui hama maupun penyakit

Ikan yang dibudidayakan di kolam terpal cenderung jarang terkena hama maupun penyakit sebab kolam terlindungi dari tanah langsung yang bisa saja terdapat hama maupun penyakit.

Kelangsungan Hidup Ikan Lebih Tinggi

Karena mudah dalam perwatan kolam juga terpal yang menjadi barier dari tanah secara langsung menjadikan kolam terpal ini mendukung kelangsungan hidup ikan dengan baik. kualitas air yang lebih terkontrol serta minimnya serangan hama dan penyakit maka kelangsungan hidup (survival rate) ikan ikan yang dibudidayakan lebih tinggi. Pengalaman pembudidaya lele sangkuriang pada kolam terpal, kelangsungan hidup ikan lele yang dipelihara bisa mencapai 95 %.

Sumber : indosuplai.com

Demikianlah ulasan kami terkait Kelebihan menggunakan kolam terpal  , Semoga Anda dapat terinspirasi untuk juga ikut membudidayakan ikan menggunakan kolam terpal bulat.

Semoga artikel berikut dapat membantu anda untuk membudidayakan   ikan dengan baik menggunakan kolam terpal bulat ? .

Anda berminat membudidayakan ikan menggunakan kolam terpal bulat, kami menyediakan kolam terpal bulat untuk menjadi pilihan kolam untuk budidaya ikan anda. Info dan Pemesanan Klik Dibawah ini

Sumber : indosuplai.com

Kunjungi website kami KLIK DISINI>>

Cara Budidaya Ikan Lele Mudah Hasil Panen Melimpah

Dalam bisnis perikanan di Indonesia, budidaya ikan lele adalah budidaya yang paling banyak digandrungi oleh para pebisnis dalam bidang perikanan di Indonesia. Itu sebabnya, budidaya lele menjadi primadona di dunia perikanan.
Ikan lele menjadi salah satu jenis ikan air tawar yang dijual dengan harga terjangkau. Meskipun begitu, lele memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dalam 100 gram ikan lele mengandung 240 Kkal, 14,5 gram lemak, 8,5 gram karbohidrat, dan 17,5 gram protein.
ikan lele

Selain gizinya tinggi, ikan lele juga mudah dibudidayakan di rumah.

Budidaya ikan lele kini tak harus dilalukan di kolam tanah. Ada cara efektif mengembangbiakkan lele dengan cara mudah, menggunakan terpal. Begini caranya!
1. Siapkan Media Kolam
Budidaya ikan lele kolam terpal bisa dilakukan di rumah. Terpal jadi media yang paling mudah didapatkan. Berikut cara untuk menyiapkan terpal sebagai kolam ikan lele:

– Pastikan kolam terpal sudah dibersihkan terlebih dulu dengan sabun dan bilas sampai bersih dan keringkan

-Bentangkan terpal hingga berbentuk menyerupai kolam. Supaya bisa berdiri dengan tegak, terpal bisa disanggah dengan besi atau buat kolam dengan susunan batako yang dilapisi terpal

– Isi terpal dengan air hingga setinggi 20-30 cm

– Diamkan air di dalam terpal selama 7-10 hari untuk pembentukan lumut dan fitoplankton. Setelah itu tambahkan air dengan ketinggian kurang lebih 80-90 cm

– Setelah air siap, tambahkan beberapa irisan daun pepaya dan singkong untuk mengurangi bau air kolam.

2. Pilih Bibit Unggul

Sumber : indosuplai.com

Untuk budidaya lele, kita harus memilih benih ikan lele untuk pembesaran yang memiliki ukuran sekitar 5 sampai 7 cm dan usahakan seragam alias sama. Missal, seperti ini, ketika Anda membeli benih dengan ukuran 6 cm, maka semuanya harus sama ukurannya yaitu 6 cm. Cir-ciri benih ikan lele yang berkualitas ini di antaranya sebagai berikut:

  • Tubuh pada ikan lele yang seimbang, merupakan ikan lele yang berkualitas. Maka dari itu, Anda perlu memperhatikan antara ukuran kepala danbadan pada ikan lele tersebut.
  • Ukurannya harus seimbang. Selain itu, Anda juga perlu memilih ikan lele yang gerakannya lincah dan sungut berseri alias tidak pucat, juga warna tubuh yang mengkilap. Ini menunjukan bahwa ikan lele tersebut merupakan ikan yang tidak cacat.
  • Kita juga perlu memperhatikan tingkah laku pada ikan lele tersebut. Ikan lele yang baik atau berkualitas adalah ikan yang tidak berdiri atau menggantung ketika berada di dalam air. Dengan kata lain, ikan lele yang aktif merupakan ikan lele yang berkualitas.

3. Penebaran Bibit

Sebelum mulai menebar bibit, Anda memisahkan ikan lele ukuran besar dan kecil. Hal ini dilakukan untuk menghindari ikan lele memakan sesama, karena ikan lele bersifat kanibal.

Yang harus diperhatikan dalam cara budidaya ikan leleadalah jangan menebar bibit secara bersamaan. Ini akan membuat ikan stres dan menyebabkan kematian.

Sebaiknya gunakan ember dan masukkan sebagai ember berisi bibit lele ke dalam kolam. Diamkan hingga 30 menit dan biarkan ikan lele keluar dan ember menuju kolam. Waktu penebaran yang baik adalah pagi dan malam hari.

4. Pemeliharaan Ikan Lele

Dalam budidaya ikan lele, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, Anda perlu melakukan penyortiran. Pisahkan lele yang besar dan kecil dalam kolam berbeda.

Kualitas air kolam yang bagus untuk lele adalah hijau. Karena lele dapat bertahan hidup di air berlumpur. Air akan berwarna merah menandakan ikan sudah dewasa dan siap dipanen.

Keadaan kolam juga perlu jadi perhatian. Tinggi kolam lele di bulan pertama adalah 20 cm, bulan kedua 40 cm dan bulan ketiga 80 cm. Usahakan air kolam tidak terlalu dangkal.

Ikan lele harus diberi pakan tiga kali sehari yaitu jam 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Jenis pakannya sentrat 781-1.

5. Panen Ikan Lele

Pada umumnya, lele akan tumbuh besar dengan waktu sekitar 2 sampai 3 bulan, baru bisa dipanen. Kita bisa melihat lele layak panen dengan acuan 1 kg lele berkisar 7 sampai 8 ekor, dan usahakan menggunakan bahan yang licin saat memanen agar tidak membuat tubuh ikan lele tersebut jadi lecet. Jangan pula memanen lele yang usianya belum cukup umur.

Anda bisa menyurutkan kolam dahulu, lalu panen dengan menggunakan serokan dan masukan ke dalam wadah plastik. Anda juga bisa menggunakan jaring untuk mengambil lele-lele tersebut agar pengerjaan lebih efisien waktu. Anda harus hati-hati saat menangkap lelenya karena mereka bisa agresif juga. Siapkah wadah yang luas untuk menampung hasil tangkapan lele anda.

Setelah selesai, isi kembali kolam air dan kembalikan lele-lele yang belum siap panen ke kolam. Sementara itu, lele hasil panen sudah siap baik untuk di jual kembali atau dikonsumsi sendiri. Berikan air agar lele-lele tersebut tidak cepat mati saat dibawa jauh dari kolam.

 Pekerja memanen ikan lele di tambak air tawar Desa Eretan wetan, Kandanghaur, Indramayu, Jawa BaratSumber : indosuplai.com

Demikianlah ulasan kami terkait cara budidaya ikan lele yang benar menggunakan kolam terpal, Semoga Anda dapat terinspirasi untuk juga ikut membudidayakan ikan lele.

Semoga artikel berikut dapat membantu anda untuk membudidayakan dan merawat ikan lele dengan baik ? .

Anda berminat menanam dan membudidayakan ikan lele, kami menyediakan kolam terpal bulat untuk menjadi pilihan kolam untuk budidaya ikan lele anda. Info dan Pemesanan Klik Dibawah ini

Sumber : indosuplai.com

Kunjungi website kami KLIK DISINI>>