Panduan Lengkap Cara Pemasangan Kolam Terpal Bulat yang Mudah

Indosuplai-

kolam terpal dengan bentuk bulat atau bundar dapat dijadikan pilihan untuk pemeliharaan ikan . Pada dasarnya kolam ini berbentuk tabung tanpa tutup yang dibuat dari terpal dengan kerangka. Terpal untuk kolam bundar yang umum di pasaran umumnya lebih tebal dibandingkan terpal biasa sehingga daya tahan umurnya dapat tahan lebih lama.

Pada budidaya perikanan, ketersediaan kolam menjadi faktor penting dalam proses budidaya. Pasalnya, kolam menjadi tempat hidup ikan sehingga memerlukan syarat-syarat tertentu untuk memperoleh keberhasilan dalam budidaya ikan.

Sumber : indosuplai.com

Keterbatasan lahan tidak lagi menjadi masalah untuk memulai bisnis, termasuk budidaya perikanan air tawar. Pada luas lahan yang minim, budidaya ikan air tawar bisa memanfaatkan media kolam terpal sebagai kolam ikan. Membudidayakan ikan pada kolam terpal lebih banyak diminati karena terbilang lebih hemat:

  1. Menghemat lahan untuk kolam
  2. Menghemat tenaga karena tidak perlu menggali tanah untuk kolam
  3. Menghemat waktu karena persiapan kolam terpal lebih cepat daripada kolam tanah
  4. Menghemat air karena tidak mudah tercemar hama dari tanah
  5. Menghemat biaya karena pemeliharaan yang mudah

Alat-alat yang dibutuhkan :

  • Terpal khusus kolam bulat.
  • Terpal talang.
  • Besi wire-mesh
  • Pipa PVC.
  • wire clip atau klem sling
  • Tang.

Jika anda tidak ingin kerepotan, ada bisa membeli perlengkapan kolam terpal di toko terpercaya.

KLIK DISINI UNTUK INFO JUAL KOLAM TERPAL BULAT FULSET>>>

Cara Pemasangan Kolam Terpal Bulat

  1. Siapkan besi wiremesh atau besi ulir. Bentuk melingkar sebagai kerangka kolam.
  2. Untuk penyangga kolam, siapkan besi wiremesh dengan posisi berdiri, kemudian satukan kerangka dan penyangga menggunakan las atau bisa juga dengan wire clip atau klem sling.
  3. Buat tanda melingkar pada lokasi kolam terpal, lalu buat cincin di sekeliling kolam agar kerangka kolam terpal bulat lebih kuat dan tidak mudah bergeser. Perhatikan juga tinggi kolam terpal, yaitu minimal 50cm dari permukaan tanah.
  4. Buat dasar kolam landai tepat ke bagian tengah kolam atau mengerucut untuk center drainase atau tempat saluran pembuangan kolam.
  5. Pasang pipa paralon atau PVC untuk drainase, dengan diameter pipa 1-2 inci dan panjang menyesuaikan tinggi kolam.
  6. Untuk dinding bagian dalam kolam, pasang terpal karpet talang mengelilingi bagian dalam kerangka besi, lalu rapatkan dengan kabel ties.
  7. Jika bahan terpal tarpaulin korea atau korea A15 yang anda beli belum dilubangi untuk tempat pemasangan pipa drainase, maka buat dulu lubang di tengah terpal, lalu pasang sambungan pipa untuk saluran pembuangan.
  8. Kemudian, pasang terpal membentuk kolam bundar. Usahakan pengikatan terpal dengan kerangka tidak terlalu kencang agar terpal tidak mudah sobek karena tekanan air.
  9. Periksa ikatan-ikatan terpal dan sambungan pipa sebelum kolam diisi dengan air.
  10. Pasang aerator atau pompa air untuk budidaya sistem bioflok.

Nah, untuk pembudidaya pemula, anda bisa membuat kolam terpal bulat berdiameter 1 meter yang mampu menampung sekitar 1000 benih.

Sumber : indosuplai.com

Demikianlah ulasan kami terkait cara memasang kolam terpal bulat yang benar , Semoga Anda dapat terinspirasi untuk juga ikut membudidayakan ikan menggunakan kolam terpal bulat.

Semoga artikel berikut dapat membantu anda untuk membudidayakan   ikan nila dengan baik menggunakan kolam terpal bulat ? .

Anda berminat membudidayakan ikan menggunakan kolam terpal bulat, kami menyediakan kolam terpal bulat untuk menjadi pilihan kolam untuk budidaya ikan anda. Info dan Pemesanan Klik Dibawah ini

Sumber : indosuplai.com

Kunjungi website kami KLIK DISINI>>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *