Musim Kemarau Tananama Masih SUBUR ! Inilah Cara Kreatif Petani Saat Musim Kemarau

Indosuplai.com-

Pada saat musim Kemarau, begitu sulit mendapatkan pasokan air bahkan ada juga bilang untuk minum saja susah. banyak  masyarakat yang mengeluh dengan datangnya musim kemarau panjang.

Sebenarnya permasalahanya ada pada sistem irigasinya, mengapa? Berikut sedikit pengertian sederhana dari sistem irigasi.

IRIGASI adalah pemberian air (penyiraman) dan pengatiran air pada tanaman untuk memenuhi kebutuhan air bagi pertumbuhan tanaman tersebut. Maksud dan tujuan irigasi adalah pemberian air pada lahan-lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan tanaman supaya tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Pemberian air (penyiraman) umumnya dilakukan pada musim kemarau dimana kandungan air didalam tanah sangat sedikit karena tidak turun hujan dalam waktu yang cukup lama. Terdapat banyak jenis sistem irigasi yang dapat kita pilih untuk diterapkan, sesuai dengan kedaan topografi, biaya maupun teknologi yang tersedia. Salah satu sistem irigasi yang cukup baik adalah “Sistem IRIGASI TETES”

Sumber : indosuplai.com

Penerapan sistem irigasi tetes yang sangat populer di negara lain yang juga kesulitan air untuk menyirami tanaman para petani pada saat musim panas, bisa menjadi referensi permasalahan masalah kekeringan air karena musim kemarau panjang yang di alami negara indonesia.

Tehnoglogi ini juga cocok di terapkan di indonesia pada musim kemaru seperti ini.

Irigasi tetes adalah metode irigasi yang digunakan untuk menghemat air dan pupuk dengan membiarkan air menetes secara pelan-pelan ke akar tanaman, baik melalui permukaan tanah atau langsung ke akar melalui jaringan katup, pipa dan emitor.

Sistem irigasi tetes (Drip Irrigation) dapat diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman yang ditanam berderet dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Hal ini karena harga perangkat drip irigasi yang lumayan mahal, sehingga dapat menutupi biaya penyusutan perangkat irigasi tetes.

Cara kerja dari irigasi tetes ini adalah dengan menampung air dalam wadah dan mengalirkannya ke tanaman menggunakan tekanan gaya gravitasi melalui lubang yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Sumber : indosuplai.com

Kelebihan Sistem IRIGASI TETES

Kelebihan irigasi tetes, yakni hemat air, waktu, tenaga kerja dan biaya tenaga kerja. Pada sistem irigasi tetes penggunaan air sangat efesien, tidak ada air yang terbuang sia-sia. Tenaga dan waktu juga lebih hemat, cukup dengan menghidupkan mesin pompa air maka air akan menyiram sendiri ke setiap tanaman. Sementara kita bisa melakukan pekerjaan lain. Oh, satu lagi, yaitu hemat bahan bakar. Penyiraman pada lahan seluas 0,5 hektar hanya membutuhkan 0.6 liter bensin (penyiraman selama 2 jam). Ini tergantung kondisi pompa airnya juga, kalau menggunakan pompa air yang masih baru mungkin bisa lebih hemat lagi. Sistem penyiraman irigasi tetes ini tidak memerlukan tekanan air yang tinggi, sehingga pompa air tidak perlu digas poll. Santai saja yang penting air mengalir.

Hal Yang Perlu di Perhatikan Saat Menggunakan Sistem ini

Jika menggunakan sistem irigasi ini modal untuk produksi lebih tinggi. Air yang digunakan juga harus benar-benar bersih, tidak berlumpur atau mengandung partikel-partikel yang bisa menyumbat drip emitter.

Sumber : indosuplai.com

Demikianlah ulasan kami tentang cara kreatif para petani mehadapi musim kemarau dengan cara memasang selang drip/sistem irigasi  tetes yang banyak digunakan oleh para petani masa kini . Semoga Anda dapat terinspirasi untuk juga ikut menggunakan sistem irigasi modrn seperti irigasi tetes untuk mempermudah dan meningkatkan hasil pertanian anda.

Sumber : indosuplai.com

Semoga artikel berikut dapat membantu anda untuk meningkatkan hasil panen pertanian ? .

Anda berminat meningkatkan hasil panen pertanian anda, kami menyediakan selang drip untuk menjadi perlengkapan irigasi anda agar hasil pertanian anda lebih melimpah . Info dan Pemesanan Klik Dibawah ini

Kunjungi website kami KLIK DISINI>>

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *